Monday, March 23, 2009

Stinky



Stinky yang terlahir dari sebuah SMA di Jakarta Barat pada
tahun 1992 ini menggunakan Sigung (hewan pada komik Donald
Bebek) sebagai logo grup. Sigung adalah binatang yang memiliki
senjata pamungkas dengan baunya tapi sebenarnya dia adalah
binatang romantis. Makanya mereka lebih suka pakai nama itu dan
kesan romantis itu bisa terdengar dari tema lagu - lagu yang mereka
mainkan. Lewat lagu romantis pula nama Stinky berkibar. Band yang
terdiri dari : Andreas Tulany [Vokal], Edy Suryo Triputrianto [Drum],
Ndhak Surahman Hartono [Gitar], Helman Maulana [Gitar] dan Irwan
Batara [Bas] semula adalah band rock. Stinky yang juga bisa berarti
Satu Pikiran, S berarti satu Tinky berarti Thinking.
Semula mereka berasal dari dua band yang berbeda yaitu
Trailer dan Madesu [Masa Depan Suram], mereka suka berkompetisi
saat acara perpisahan SMA, tapi nggak tahunya dua - duanya sama
jelek, akhirnya mereka putuskan untuk gabung dan jadilah Stinky.
Setelah lulus SMA Stinky ikut beberapa festival dan dari beberapa
festifal itu mereka dapat meraih gelar kejuaraan. Stinky dua kali ikut
festival rock di Budi Luhur dan meraih dua penghargaan Grup Terbaik
dan Grup Terfavorit pada tahun 1993. Selain itu Stinky juga meraih
juara harapan di festival Jakarta Rock [Jak Rock]. Dari tiga prestasi
itu mereka membuat demo - demo yang ditawarkan hampir kepada
semua perusahaan rekaman di Jakarta. Waktu itu konsep musiknya
rock. Tapi nggak diterima.

Stinky lantas banting setir. Dari rock mereka mencoba
peruntungan di jalur pop. Disaat mereka sudah putus asa Irwan pun
mencoba menciptakan lagu pop, terciptalah lagu dengan judul `Asa
Yang Tersisa`. Setelah tiga tahun bergerilya dengan mengirim demo,
akhirnya Billboard tertarik. Agustus 1995 Stinky mulai kontrak dan
mulai merilis album pertama sampai beredar pada tahun 1996.